JIKA CINTA

JIKA CINTA (3) Penulis : Lidwina Rohani Ratih memang manis dan pandai membujuk. Sepasang matanya yang berkilau dan kekanakan itu selalu cepat meluluhkan hatiku. “Iya, iya. Terima kasih, Ras. Aku benar, kan? Aku tahu Mas Raga pasti percaya padamu.” “Aku yang tidak percaya padamu, Tih!” gerutuku kesal. Dan tawa Ratih pecah sambil berguling-guling di atas kasur. “Makanya jangan belajar terus, Ras. Mulai cari pacar sana, supaya tahu rasanya berpacaran!” “Ah, dasar. Enak saja kalau ngomong. Lulus saja kita belum.” “Lalu sampai kapan kau jomlo? Tahun depan kita, kan, sudah lulus SMA. Apa kau mau bercita-cita jadi suster dan hidup di biara? Mau?” Aku meringis sambil melempar guling ke kepala Ratih. “Kalau aku jadi suster di biara, lalu siapa yang akan membantumu kabur pacaran Tih?” sungutku tak mau kalah. Mata Ratih membulat, sedetik kemudian dia tertawa. Dan kami berdua tergelak bersama-sama. Berguling-guling di atas kasur sambil saling menyerang dengan bantal dan guling. *...